Mengantarkan Kebaikan di Mulai dari Masjid

“Kalau sudah mengenal Al-Qur’an, Insya Allah kita tidak akan tersesat. Kalau sudah beriman, insya Allah kita tidak berbuat zalim. Dan kalau hendak antarkan kebaikan, insya Allah kita bisa mulai dengan membangun Masjid,” begitu pesan dari pendiri Johari Zein Foundation, saat peluncuran Program Indonesia Bersedekah Jariah (Berseri) di Jakarta, 17 Oktober 2019.

Malam hari sebelum peluncuran Program Indonesia Berseri di hotel Fairmont Jakarta, panitia telah berkumpul di sekitar lokasi acara. Diiringi dengan rintikan hujan deras, panitia yang berjaga di malam hari menyiapkan berbagai kebutuhan, menunggu editing video Johari Zein Foundation, menulis cue card, mengawasi penataan panggung dan mengambil peralatan yang tertinggal.

Semua proses acara disiapkan oleh tim Johari Zein Foundation dengan dukungan dari teman-teman PT GBMI  yang selalu standby membantu kebutuhan dari pre event, event hingga pasca event berlangsung. Dengan semangat kebaikan yang terpatri dalam sanubari, semangat muda yang menggelora, segala suka dan duka tetap dinikmati bersama. Demi satu tujuan bersama, membangun peradaban yang unggul melalui masjid.

Semangat tersebut wujud dari penerapan saripati ajaran dan keteladanan yang dicontohkan oleh pendiri Johari Zein Foundaiton. Bukan berlebihan kiranya, jika Johari Zein Foundation adalah pantulan dari jiwa dan nilai-nilai hidup dari pendirinya.

Deklarasi dukungan program pembangunan 99 masjid Johari Zein Foundation oleh pra tokoh masyarakat

Seperti yang ditegaskan saat sambutannya di hadapan peserta yang terdiri dari para tokoh nasional, seperti ketua Badan Wakaf Indonesia Bapak Muhammad Nuh, seniman Dik Doank, Anggota Dewan Syariah Nasional MUI Kyai Cholil Nafis, Adiwarman Karim, praktisi ekonomi Syariah, Mohamad Ferriadi, Presiden Direktur JNE dan para pengusaha sukses dari berbagai lapisan.

“Walaupun bapak ibu, para undangan yang mulia datangnya dari berbagai usia, bidang dan tempat, ada satu kesamaan yang melekat pada bapak ibu, yakni adalah orang-orang yang yakin bahwa rezeki itu datangnya dari Allah. Dan Allah Mahaluas Rezekinya,” jelas pendiri Johari Zein Foundation saat membacakan kata sambutannya.

Pendiri Johari Zein Foundation mengingatkan kembali bahwa peserta yang hadir dalam acara adalah para insan pilihan yang sudah mempraktekan bahwa kesuksesan yang diraih dimulai dari sebuah kebaikan yang dikerjakan. Meskipun acara yang diusung adalah Indonesia Bersedekah Jariah, namum pendiri Johari Zein Foundation yang telah berusia 65 tahun tersebut mengingatkan bahwa acara dipagi hari tersebut bukan untuk mengajak peserta untuk memulai bersedakah.

“Karena saya yakin bapak ibu memang sudah bersedekah, melainkan lebih utama nya acara hari ini adalah untuk mengajak bapak ibu agar mau membantu menggerakkan mereka yang belum tahu tentang indah nya berbagi, sehingga kebaikan yang sudah kita rasakan bisa lebih meluas lagi dan dapat dirasakan lebih banyak lagi saudara-saudara kita,” sambung pendiri Johari Zein Foundation di depan seluruh peserta.

Seperti halnya rumah sakit yang dibangun untuk menyembuhkan orang sakit, ataupun sekolah dan pesantren yang dibangun untuk membagikan ilmu kepada generasi muda. Maka, Johari Zein Foundation mengambil perannya, mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat dan mitra untuk membangun masjid, guna mengobati dan membersihkan hati.

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

“Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung)” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no. 1599).

Pendiri Johari Zein Foundation memberikan kata sambutannya

Masjid adalah tempat yang tepat untuk meningkatkan keimanan, semakin kuat keimanan seseorang, semakin besar pula perlindungan Allah padanya. Demikian pula halnya, terhadap bangsa yang beriman, maka mereka akan senantiasa dalam lindungan Allah. Dan sesempurna-sempurnanya orang beriman adalah yang paling baik akhlaknya (beradab).

Sejarah mencatat, bangsa Indonesia pernah mencapai peradaban yang tinggi. Namun, sejalan dengan waktu banyak peradaban milik bangsa mulai luntur akibat pengaruh luar yang negatif. Kemiskinan, pembodohan dan perpecahan telah mengkotak-kotakan bangsa.

Maka dari itu, sudah saatnya, Indonesia dengan jumlah pemeluk agama Islam terbesar di dunia, menjadi penguat bangunan bangsa, menjadi cahaya bagi semesta raya dan melahirkan generasi yang unggul dan beradab. Salah satunya dengan melalui pemakmuran masjid.

Membangun Peradaban Dari Masjid

Dalam sejarahnya, masjid adalah pusat peradaban, masjid adalah the centre of excellent nya masyarakat. Masjid bukan sebatas simbol tempat ritual ibadah semata, masjid adalah laboratoriumnya umat muslim yang melahirkan peradaban yang unggul dan beradab.

Melihat kiprah dan mimpi besar tersebut, Badan Wakaf Indonesia memberikan apresiasi dalam bentuk piagam nazir wakaf kepada Johari Zein Foundation. Namun, Cita-cita mulia, menyongsong peradaban yang unggul dan beradab di negeri ini tidak bisa dikerjakan sendiri. Setiap elemen masyarakat perlu terlibat aktif menyiapkannya.

Fahrul Jamal, ketua Johari Zein Foundation saat memberkan kata sambutannya di peluncuran Program Indonesia Berseri

“Sebagai bagian dari elemen masyarakat di negeri ini, kami terpanggil untuk menyongsong peradaban yang lebih baik melalui masjid. Kami sadar, kami tidak bisa bekerja sendiri, kami mengajak orang-orang baik untuk mendukung dan mewujudkan peradaban99 yang berkelanjutan. Bersama-sama kita wujudkan peradaban yang unggul dan berakhlakul karimah melalui masjid,” jelas Fahrul Jamal, ketua Johari Zein Foundation.

Fahrul melanjutkan, untuk mengakomodir dan menjembatani niat baik dari para mitra, Johari Zein Foundation menginisiasi program Indonesia Berseri, program ini bertujuan untuk mendukung pembangunan, pengembangan dan pemakmuran 99 masjid di 8 penjuru dunia.

Alhamdulillah, berkat dukungan dari berbagai lapisan masyarakat, saat ini Johari Zein Foundation telah berhasil membangun masjid Zeinurrahim di desa Medana Lombok Utara NTB. Selanjutnya, akan dibangun masjid Zeinurrahman di Kota Batu, masjid Zeinulmalik di Cikeusik dan menyusul di kota dan desa di penjuru wilayah di Indonesia lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh menjelaskan bahwa dirinya sangat senang atas cita-cita yang diinisiasi oleh Johari Zein Foundation. Ia berharap, cita-cita pembangunan tidak berhenti pada 99 masjid, tapi terus bertambah lagi.

Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh menegaskan untuk menjadi pusat peradaban, masjid harus punya minimal 2 dari 4 fungsi masjid.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI tersebut juga berharap masjid yang akan dibangun Johari Zein Foundation memiliki empat fungsi masjid. Yaitu, fungsi peribadatan, pendidikan, ekonomi dan kesehatan.

“Bukan sekedar membangun masjid biasa, tapi sebagai fungsi peradaban, minimal ada fungsi pendidikan, paling tidak ada PAUD, dan TPQ sehingga anak kecil sudah biasa mengenal Alquran,” jelas Muhammad Nuh pada peluncuran Program Indonesia Berseri Johari Zein Foundation di Jakarta (Kamis, 17 Oktober 2019).

Untuk menyukseskan program Indonesia Berseri, Johari Zein Foundation membentuk komunitas Relawan Bangun Masjid (RBM). RBM bertujuan untuk menghimpun, menyebarkan, dan mendukung program pembangunan peradaban manusia yang unggul dan berakhlak mulia melalui masjid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *